Perayaan Coming-of-Age Day

Murid-murid memakai kostum tadisional Korea saat konvoi di upcara coming-of-age di Namsan Hanok Village

Sebelumnya saya sudah  pernah post tentang SHINee Key dan Minho yang merayakan Coming-of-Day mereka, kali ini ayo kita simak gimana perayaan dan upacara hari tersebut di Korea.

Di Korea, ketika seseorang berumur 19 tahun, dia bisa mendaftar untuk test pengambilan SIM dan membeli alkohol juga rokok. Tidak ada lagi persetujuan orang tua untuk pendaftaran kartu kredit atau bila seseorang mengambil asuransi.

Coming of age memungkinkan mereka untuk bisa melakukan 150 hal yang tidak bisa mereka lakukan sebelumnya, dan tentu saja kebebasan ini menuntut tanggungjawab mereka terhadap kepatuhan hukum.

Hari Senin ketiga di Bulan Mei merupakan perayaan “Coming-of-Age Day.” di Korea. Para remaja yang menginjak umur 19 tahun merayakannya dengan teman-teman, keluarga dan pasangan mereka.

Upacara coming-of-age sudah lama diadakan di Korea. Ketika seorang anak menjadi dewasa, para pria memakai “gat,” topi tradisional Korea yang terbuat dari bambu dan rambut kuda, sementara para wanitanya menyanggul rambut mereka ketika upacara dengan suasana yang kembali ke jaman Kerajaan Goryeo (936-1332).

Pada hari Senin lalu, upacara coming-of-age dilaksanalan di Namsan Hanok Village, pusat Seoul. Sekitar 139,000 orang yang lahir di tahun 1991 menjadi orang dewasa hari itu dan dinasehati tentang moral yang harus mereka ketahui sambil memakai kostum tradisional Korea.

Di acara ini, 20 murid asing ikut bergabung dalam upacara ini sebagai pengalaman mereka mengikuti tradisi tradisional di Korea.

"sekitar 100 murid lokal dan asing membungkuk rendah saat upcara coming-of-age di Namsan Hanok Village, hari Senin kemarin"

Seorang murid internasional ikut serta dalam upcara coming-of age memakai hanbok di Namsan Hanok Village

seorang murid pria membenarkan "gat"nya

seorang gadis membenarkan "jokduri"nya, hiasan kepala seperti mahkota, dibantu oleh wanita tua saat upacara coming-of-age.

————————–

credit news&photos: Shim Hyun-chul@koreatimes
translated&recomposed by: kimchidee@hallyucafe
 
 
 
i should thank siwon407 for the tip^^ 
*DO NOT TAKE OUT
Advertisements

About Dista Dee

|DARKee's Maknae| author of Louboutin's Catalyst | ignorant graduate student | cynical blogger| a-never-ending-idiocy | I.should.Stop.this | follow my tweets on: @kimchidee

Posted on May 21, 2011, in KCulture, Korean Life. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. keren ya ada gini2an… anak2 mudanya masih semangat mempertahankan tradisi, bahkan orang luar negri pun ikutan.. mudah2an generasi muda di Indonesia masih mempertahankan adat dan budayanya kaya gini.. *termasuk aku.. aminnn..

  2. setuju sama meredith!
    ayooo generasi muda indonesia, jangan mau kalah sama orang korea. ayoo kita lestarikan tradisi.
    motong tumpeng pas umur 20 juga termasuk tradisi gak ya?? hehe

    • bisa tuh, cuma di korea enaknya ngerayainnya rame2. di lapangan kaya gini.. coba kita rame2 pake kebaya-an gitu buat raya-in umur 20 thn.trs potong tumpeng.hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: