Pororo Menyelamatkan Para Orangtua Berkebangsaan Korea di Amerika!!

NEW YORK — Bagi seorang ibu dengan 3 orang anak, bahkan perjalanan ke swalayan saja dapat menjadi tantangan tersendiri. Angie Kim tau betul tentang hal ini karena ini adalah hal rutin yang tak dapat ia lakukan tanpa bantuan dari satu-satunya pahlawan penyelamat “Pororo the Little Penguin”. (Owh, yeah!!)

Film kartun ini sangat membatunya dengan cara yang agak menggelikan : Ia akan mendudukan kedua putri dan seorang putranya di dalam mobil dan memberikan mereka sebuah iPhone yang berisikan lusinan episode dari program kartun “Pororo the Little Penguin”. Dengan itu, maka tidak akan ada suara tangisan dan pertengkaran yang terjadi di sepanjang perjalanan, yang ada hanya kedamaian yang mengelilingi seisi mobil.

“Ini seperti sulap. Sejujurnya aku tak tau apa yang harus aku lakukan tanpa ‘Pororo'”, ujar Mrs. Kim, seorang ibu berkebangsaan Korea-Amerika yang pertama kali mengenal tokoh kartun Pororo ini dua tahun yang lalu. “Apa yang dapat saya katakan? Anak-anakku amat menggemari pinguin cilik itu”.

Semenjak debutnya di tahun 2003, karakter kartun 3D berwarna biru ini telah menjadi sangat populer dikalangan para anak-anak di Korea — saking populernya hingga ia dijuluki “Potongryeong”, gabungan dari kata Pororo dan “daetongryeong”, yang berarti presiden dalam bahasa Korea.

Bagi para ayah dan ibu berkebangsaan Korea di Amerika, Pororo bahkan lebih dari sekedar itu.

“Lupakan Sesame Street dan Scooby Doo”, ujar Lee Ji-eun, seorang ibu dari 2 orang anak di usia pre-school. “Pororo adalah paket yang lengkap. Waktu tayang per-episodenya pendek, menyenangkan dan, kebanyakan dari episode-episodennya, mengajari abak-anakku bahasa Korea”.

Pororo tersedia dalam versi animasi berbahasa Inggris, namun kebanyakn dari para orangtua ini lebih menyukai vesi aslinya untuk mengajari anak-anak mereka bahasa Korea.

“Aku terpukau dengan seberapa cepat anak-anakku belajar kata-kata dalam bahasa Korea dari program kartun ini”, ujar David Sohn, seorang ayah berkebangsaan Korea-Amerika yang tidak terlalu lancar dalam berbahasa Korea. “Sepertinya lebih mudah untuk memperbolehkannya menyaksikan satu episode Pororo setiap harinya, daripada harus duduk berjam-jam berusaha untuk mengajarkan bahasa Korea pada anak-anak kita”.

Kepopuleran dari karakter kartun Pororo dapat jelas terlihat, dari penjualan barang-barang yang berlabelkan Pororo, yang kian hari semakin laris.

Ia ada dimana-mana. Mulai dari mangkuk nasi hingga matras lantai, Pororo dapat dengan mudah dijumpai di berbagai macap produk yang dijual dari Korea.

Pengimpor parang-barang dari Korea mengatakan berbagai barang termasuk buku dan mainan terjual habis bahkan permintaannya semakin meningkat.

“Sudah hampir 10 tahun semenjak Pororo lahir, namun popularitasnya masih belum juga surut”, ujar Hwang Jung-hoon, manager dari toko Home&Home, sebuah toko peralatan rumah tangga di New York.

Banyak toko-toko menyatakan mereka meningkatkan jumlah pemesanan barang-barang berbau Pororo hingga 20-30% setelah karakter kartun ini banyak diberitakan di berbagai media.

Bulan lalu, salah satu orang tua menulis sebuah permohonan dalam sebuah portal website di internet meminta pembuat karakter kartun Pororo ini untuk menambahkan beberapa adegan dalam acara program animasinya seperti memakan makanan khas Korea, dari pada makan cake atau cookies.

Ribuan orangtua kemudian ikut bergabung, dan mengatakn bahwa anak-anak mereka sekarang hanya ingin makan makanan yang dimakan oleh Pororo.

뽀로로, 미국의 한국부모들을 구하다.

뉴욕 ­ 세 아이의 엄마에겐 간단한 식료품 쇼핑마저도 기념비적 도전으로 다가온다. “작은 펭귄 뽀로로”의 도움없이는 생활의 “과업”들을 달성하지 못하는 앤지 김씨도 마찬가지이다.

애니메이션 뽀로로는 우습게도 간단한 도움을 제공해준다. 김씨는 두 딸과 아들을 차에 앉히고 열 개 이상의 에피소드가 들어있는 아이폰을 건네준다. 그것과 함께 울고 불고하던 아이들은 온데간데 없고 차에는 조용한 평화가 찾아온다.

한국 애니매이션 뽀로로를 2년전 알게 된 한국계 미국인 엄마 김씨는 “마법 같아요. 뽀뽀로 없이 어떻게 모든 걸 해나갔을지 상상이 안가요” 라며 “무슨말이 필요하겠어요? 아이들은 저 작은 펭귄이라면 사족을 못써요”라고 말했다.

2003년 데뷔한 이후 파란색의 3D 통통한 캐릭터는 한국 어린이들의 사랑을 독차지해왔다. 인기가 너무 큰 나머지 “뽀통령” (뽀로로와 대통령의 조합어)이라는 별명마저 얻었다.

미국에 있는 한국인 부모에게 뽀로로는 아이들에게 한국어를 가르칠 수 있는 도구로써도 사랑 받고 있다.

Source : koreantimes via Hancinema

Indo trans & Re-written by : missjutek@hallyucafe

Hihihi… aku juga mengalami hal yang sama dengan sepupuku, dia suka banget sama kartun Pororo ini. Setiap dia nangis atau merengek minta macem-macem, dengan diajak nonton Pororo aja langsung diem deh, anteng nonton Pororo. Padahal yang aku kasih liat ke dia itu rata-rata video Pororo yang di dubbing asli dalam bahasa Korea, ada sih beberapa yang berbahasa inggris, paling 2 atau 3 video aja… 😀

Advertisements

About missjutek

gw cuman manusia biasa yg punya banyak kekurangan dan kelebihan (untungnya...). Disebut missjutek karena muka gw yg jutek (sebenernya bentuk alis gw yg melengkung banget dan item yg bikin muka gw keliatan jutek), padahal hati gw baik loh... *halah...*

Posted on May 24, 2011, in Intermezzo, KCulture and tagged . Bookmark the permalink. 5 Comments.

  1. kalo aku liat pororo justru ingat Haha di Running man~~
    hhehehe

    • Haroro 😀 selalu terngiang-ngiang ama ‘YAAAA!!!’ dengan suara cempreng khas pororo hehehe

      • hahhahaa… iya tuh haroro… “yaaaaaa”…

      • ya, bener2….kata2 yaaaa-nya tiap nampilin haroro itu khas banget XD
        btw, author itu ga salah nulis “Potongryeong”? yakin? gotongryeong kali~~~~~ (gotong royong maksudnya…) *ditimpuk author*

  2. iya, gara2 running man sekarang Pororo jadi identik sama Haroro… hihihi… 😀

    @sashalicia : jyahahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: