Apa Trend Bagi Penduduk Seoul Usia 30an??

Kali ini, Opat sang master cinta akan kembali memuat artikel mengenai pernikahan. ehehehehehe.. So, dari judul di atas, “Apa Trend Bagi Penduduk Seoul Usia 30an??”. Jawabannya adalah ……..

SINGLE!

Jumlah jomblowan-jomblowati pada usia 30an melesat tinggi di Seoul. Pemerintah Kota Seoul mengatakan bahwa 8,27 juta orang yang berusia di atas 15 tahun pada tahun 2010 berstatus single. Dan jumlah orang single yang berusia 30an adalah 656.814. Nilai ini naik 96,5% dari 323.473 orang di tahun 2000.

Usia Menikah
Sebenernya, usia menikah orang Korea biasanya adalah di usia hampir 30 bagi pria dan di pertengahan 20an untuk wanita. Dulu, pria berusia 27-28 tahun dan wanita 23-25 tahun adalah pasangan yang cocok jika menikah. Ketika pandangan ini menguasai orang-orang selama 30 tahun terakhir ini, para orang tua jadi khawatir kalau anak mereka belum menikah hingga lewat dari 30 tahun. Maka seluruh keluarga pun akan menyuruh agar si anak segera menikah. Jadilah karena hal ini, mereka yang masih single melewati masa stres jika ada acara keluarga. Aslinya, tidak ada pernyataan berapa usia menikah yang pas, tapi norma sosial masih ada. Lagipula keadaan psikis, ekonomi (apalagi kalo nantinya hamil), kelahiran, pengasuhan anak, menjadi masa yang dipikirkan untuk menentukan usia berapa orang akan menikah.

Single di usia 30an
Persentase orang berusia 30an di Korea hampir dua kali lipat dari 4,2% di tahun 2000 menjadi 7,9% di tahun 2010. Dari 857.764 penduduk Seoul berusia 30an, 431.847 di antaranya adalah single. Nilai ini melebihi jumlah orang yang menikah atau pernah menikah (425.917). Sementara populasi total warga yang single adalah 1,6 juta (53,9%) untuk pria dan 1,36 juta (46,1%) untuk wanita. Padahal sepuluh tahun lalu, pria single berjumlah 1,57 juta orang (56%) dan wanita single adalah 1,23 juta orang (44%). Jumlah wanita single melesat lebih cepat. Untuk pembagian usianya, 766.914 orang single ada di usia 25-29 tahun. 674.849 orang berusia 20-24 tahun. 633.633 orang single di usia 15-19 tahun. 431.847 orang single di usia 30-34 tahun. Dan 224.967 orang single di usia 35-39 tahun.

Menikah Terlambat atau Menghindari Pernikahan
Trend menikah “nanti-nanti aja” atau “aduh males nikah” juga mempengaruhi nilai statistik warga jomblowan jomblowati. Berdasarkan salah satu survey, nilai rata-rata wanita single dalam 20 tahun belakangan ini adalah : 11.8% di tahun 1975, 22.1% di tahun 1990, 29.6% di tahun 1995, 40.1% di tahun 2000 dan 59.1% di tahun 2005. Sebanyak 14% orang menikah dan 20% orang single berkata bahwa pernikahan adalah hal yang pastinya penting. Rata-rata usia pernikahan (pertama) adalah 26,4 tahun untuk pria dan 23,2 tahun untuk wanita. Itu di tahun 1981. Di tahun 2008, usianya jadi meningkat. 31,4 tahun untuk pria dan 28,3 tahun untuk wanita. Alasan mengapa yang single nggak segera menikah adalah sebagai berikut : 55% mengatakan kalau itu berkaitan dengan cara pandang dan hidup misalnya : “Aaah kemudaan kalau nikah sekarang” atau “masih mau belajar yang lain“, dan lain-lain. Sementara 32% mengatakan kalau ini dipengaruhi alasan ekonomi macam “aah duitnya masih dikit“, “masih nabung buat nikah” atau malah “kerjanya belum stabil, nih” dan “lagi nganggur, cuy!“.

Tren Global
Kesetaraan bagi wanita merupakan satu faktor di balik meningkatnya wanita single. Wanita yang Berpendidikan baik dan berpendapatan baik juga harga diri yang tinggi yang menginginkan kebebasan kemungkinan akan memilih untuk tetap single. Tambah lagi nih, biasanya pria juga agak gimanaaa gitu sama tipe wanita macam gini. Dan hal ini adalah yang menjadi fenomena di negara-negara seperti Jepang, Cina, dan Amerika.

News Credit : KBS GLOBAL
Photo pacar aku : 00o00.blogspot.com
Indonesian : opathebat@hallyucafe

DILARANG REPOST. YANG REPOST BISULAN + KUDISAN!!

About opat

I am not a martian. I guess so.

Posted on June 22, 2011, in Korean Life and tagged , , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Duh serem nian kalo repost.

  2. lol
    DILARANG REPOST. YANG REPOST BISULAN + KUDISAN!!

    heee…
    beda kalo disiniii…
    kalo lama2 ngejombloo pada dbilang bujang lapuk.. mati segan hidup tak mau… wkwkwkwkwk

  3. gak heran angka kelahiran sedikit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: