Sutradara Rookie Mendominasi Industri Perfilman Korea di Semester Pertama Tahun 2011

Pertanyaan-pertanyaa muncul di industri perfilman Korea mengenai apakah kekuatan bintang para sutradara dan aktornya memudar setelah Badan Perfilman Korea menganalisa penerimaan box office film domestik dan asing di negara itu untuk semester pertama tahun ini.

Film Korea “Sunny” yang disutradarai oleh Kang Hyung Chul menjadi film yang paling banyak ditonton dengan sekitar 5.9 juta penonton. Film ini diikuti oleh film animasi super popluler “Kung Fu Panda 2” yang terjual sebanyak 4.87 juta tiket, dan film Korea “Detective K” terjual sebanyal 4.78 juta tiket.

◆ Sutradara Pendatang Baru Naik Daun

Para rookie yang membuat antara satu dan tiga film telah mendominasi box office tahun ini, mengorbankan kedudukan para veteran. Kang mengambil posisi puncak dengan film “Sunny” diikuti Kim Seok-yoon dengan “Detective K” di posisi kedua yang mana keduanya merupakan film kedua mereka. Kim Jin-young mengambil tempat ketiga dengan “Dangerous Meeting.”

Sementara itu hanya ada tiga sutradara veteran yang mampu membawa ke posisi top 10 untuk semester pertama ini: Shim Hyung-rae di posisi empat dengan “The Last Godfather,” Kang woo-suk kelima dengan “Glove” dan Lee Joon-ik di posisi tujuh dengan “Pyongyang Castle.”

Para pakar menghubungkan tren ini dengan perubahan standar penonton untuk film-film tertentu.

Kim Nan Do seorang professor ilmu konsumen di Seoul National University mengatakan bahwa di tahun-tahun yang lalu, orang-orang mengandalkan kekuatan bintang untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan kurangnya informasi yang tersedia mengenai film. Reputasi para produser ataupun para actor secara efektif menambah kepercayaan. Bagaimanapun juga, dengan kedatangan internet dan jaringan sosial seperti twitter, orang dapat membentuk penilaian mereka sendiri dan lebih selektif.

Ia menambahkan “Sekarang orang memilih film-film atas dasar apakah mereka tertarik atau tidak dengan film itu,” kata professor. Ada juga pertumbuhan rasa eksperimen di Negara ini, dengan penonton yang lebih bersedia memberikan para sutradara kesempatan karena mereka cenderung untuk menjelajahi jalan-jalan sinema baru,”

◆ Film Indie Lepas Landas

Para sutradara Rookie dari film indie juga sangat sukses tahun ini. “Bleak Night” mencapai 20,144 penonton, “Re-encounter” menarik 10,859 dan “The Journals of Musan” menjual 10,795 tiket. Walaupun film ini lebih sedikit dibandingakan dengan  40,000 hingga 50,000 tiket yang terjual untuk film hit di Korea seperti “Sunny,” film-film ini terkenal di bidang film indie.

Alasan kesuksesan mereka tak hanya tergantung dengan kualitas sinema, tapi juga strategi marketing unik yang mendukung mereka. Tak seperti film-film komersil, para distributor tidak menekankan pada  biaya film namun lebih memfokuskan pada aksi panggung yang interaktif di event promosi. Hal ini mungkin termasuk dengan perbincangan publik dengan para sutradara dan aktor, atau yang disebut dengan community viewings, dimana group dari orang-orang yang membayar untuk menonton film di lokasi yang mereka pilih.

Dalam kasus ini, “Bleak Night” sang sutradara menggelar tak kurang dari 70 perbincangan dengan penonton, sementara “The Journals of Musan” bertukar Tanya jawab dengan fans di 50 kesempatan, dan distributor “Re-encounter” menggelar 30 panggung untuk community viewings.

◆ Pilihan untuk Film-film Korea

Film asing masih mengkontrol pasar film Korea, memegang 52% pasar, tapi pergerakannya berubah. Film Asing sedikit jatuh 10.6% di pertengahan tahun lalu, sementara film Korea naik 8.9%. Film Domestik telah naik sejak tahun 2008, dimana mereka memiliki 40% pasar.

“Karena orang-orang memilih film menurut ketertarikan mereka, daripada nama dari sutardara ataupun apakah film itu memenangkan penghargaan di festival film, film-film Korea menjadi lebih populer,” kata pengkritik film Kang Yoo Jung.

Ia menambahkan, Film domestis juga lebih memenuhi kegemaran penonton lokal untuk sisi sentimentalitas, sementara kecenderungan impor terhadap  narasi kompleks dan ketegangan.

source. The Chosunilbo | indo trans by. Stalkinghero@hallyucafe ( do not repost)

About stalkinghero

me? you can ask jejung.. he knows me well :p

Posted on July 8, 2011, in KMovie. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: